[Lowongan CPNS] Pembukaan Baru Prajurit TNI Indonesia Sebagai Perwira

Lowongan Kerja PNS - Prajurit Karier TNI atau Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier TNI (Dikmapa PK) adalah salah satu program penyediaan Perwira TNI yang bersumber dari lulusan Perguruan Tinggi untuk pengisian jabatan dalam organisasi TNI. Untuk mendukung program tersebut, Mabes TNI membuka peluang kepada para lulusan Perguruan Tinggi untuk menjadi Perwira Prajurit Karier.

Tentara Nasional Indonesia (atau biasa disingkat TNI) adalah nama sebuah angkatan perang dari negara Indonesia. Awalnya Tentara Keamanan Rakyat (TKR) kemudian berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) dan kemudian diubah lagi namanya menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) terdiri dari tiga angkatan bersenjata, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

Persyaratan Pendaftar Perwira TNI :
  1. Warga Negara Indonesia (WNI Bukan prajurit TNI, bukan tentara, anggota Polri atau PNS Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
  3. Pendidikan minimal D3 sesuai dengan kebutuhan angkatan
  4. Usia maksimum pada saat pembukaan pendidikan pertama : 26 tahun (bagi lulusan D3) 30 tahun (bagi lulusan S1) 32 tahun (profesi)
Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi akreditasi “A” tidak kurang dari:
  • 2,80 untuk yang berijazah Sarjana (S-1) dan (S-1) profesi; dan
  • 2,70 untuk yang berijazah Diploma (D-3).
  • Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi akreditasi “B” ditambah 0,20, kecuali perguruan tinggi binaan Kemhan/TNI. Adapun yang berasal dari perguruan tinggi binaan Kemhan/TNI yaitu UPN Veteran, Universitas Suryadarma, STT Adi Sucipto, Universitas Nurtanio (UNNUR), Universitas Jenderal Achmad Yani dan Universitas Hang Tuah, persyaratan IPK tidak kurang dari 2,80;
  • Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama, kecuali untuk pelamar profesi Dokter diperbolehkan sudah menikah.
  • Pelamar wanita profesi Dokter belum memiliki anak dan bersedia untuk tidak memiliki anak / hamil selama pendidikan pertama.
  • Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum.
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba
  • Tinggi badan minimal 163 cm (Pria) dan 157 cm (Wanita) dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi perwira militer
  • Bersedia ditugaskan di seluruh Wilayah NKRI
  • Tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkam secara tertulis oleh Kepolisian.
  • Bagi karyawan sanggup membuat persetujuan dan sanggup diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutanapabila dinyatakan lulus dan masuk pendidikan pertama
Kelulusan pemeriksaan/pengujian baik di daerah maupun di pusat yang meliputi:
  • administrasi;
  • kesehatan badan calon Prajurit TNI;
  • kesamaptaan jasmani, renang dan postur;
  • psikologi;
  • mental Ideologi; dan
  • pantukhir.
  • baju wanita
Tata Cara Pendaftaran :
Diharapkan bagi para pencari kerja yang berminat dengan penerimaan prajurit TNI terbaru bulan Oktober 2015 diatas dan merasa memenuhi seluruh kebutuhan yang dipersyaratkan untuk dapat segera melengkapi berkas lamaran kerja meliputi surat lamaran kerja, Ijazah & Transkrip, CV dan berkas pelengkap lamaran kerja lainnya seperti Foto Terbaru kemudian mohon harap silahkan mengikuti tata cara pendaftaran yang ditentukan oleh perusahaan yaitu via pendaftaran ONLINE ke alamat :
http://rekrutmen-tni.mil.id/berita/pengumuman/pa-pk

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi tempat pendaftaran di masing-masing daerah sebagai berikut : NAD (Ajendam Iskandar Muda), Medan (Ajendam I Bukit Barisan), Padang (Lantamal II Padang), Riau (Lanud RSN Pekanbaru), Palembang (Ajendam II Sriwijaya), Bengkulu (Ajenrem 041/Garuda Mas), Jambi (Ajenrem 042/Garuda Putih), Lampung (Ajenrem 043/Garuda Hitam), Banten (Ajenrem 064/Maulana Yusuf), Panda Jakarta (Ajendam Jaya), Bandung (Ajendam III Siliwangi), Cirebon (Ajenrem 063/Sunan Gunung Jati), Bogor (Ajenrem 061/Surya Kancana), Semarang (Ajendam IV Diponegoro), Yogyakarta (Lanud Adi Sutjipto), Solo (Ajenrem 074/Warastratama), Purwokerto (Ajenrem 071/WK), Surabaya (Ajenrem 084/Bhaskara Jaya), Malang (Lanud Abdulrachman Saleh), Madiun (Lanud Iswahyudi), Balikpapan (Ajendam VI/Mulawarman), Banjarmasin (Lanal Banjarmasin), Pontianak (Ajendam XII/Tanjungpura), Palangkaraya (Ajenrem 102/Panju Panjung), Makassar (Ajendam VII Wirabuana), Manado (Lantamal VIII Manado), Palu (Lanal Palu), Kendari (Lanal Kendari), Maluku/Ambon (Ajendam XVI/Pattimura), Ternate (Ajenrem 152/Babullah), Bali (Ajendam IX/Udayana), NTT (Ajenrem 161/WS Kupang), NTB (Ajenrem 162/WB), Jayapura (Ajendam XVII Cendrawasih), Biak (Ajenrem 173/Praja Vira Braja), Manokwari (Kodim 1703/Manokwari), Sorong (Ajenrem 171/Praja Vira Tama), Merauke (Lantamal XI Merauke).